Manusia terlahir ke dunia senantiasa dihadapkan dalam pilihan. Termasuk ke dalam pilihan itu adalah memilih untuk menjadi orang yang bodoh, pintar, atau bijaksana. Pada akhirnya individu sendirilah yang menentukan dirinya apakah dirinya mau menjadi bodoh, pintar, atau bijaksana dan bukan karena alasan takdir. Orang yang bodoh adalah orang yang mengetahui hal itu buruk baginya namun ia tetap melakukannya, misalnya seseorang mengetahui bahwa rokok dapat merusak paru-paru namun ia tetap saja merokok, maka orang seperti ini dapat dikategorikan sebagai seorang yang benar-benar bodoh.
Sesorang yang pintar adalah mereka yang senantiasa tahu bahwa dirinya adalah bodoh. Oleh dorongan kebodohan itu ia tetap menuntut ilmu. Namun ia sadari juga bahwa ilmu tanpa penerapan (praktek) adalah percuma dan sia-sia saja, oleh karena itu mereka yang dikategorikan sebagai orang pintar adalah mereka yang menuntut ilmu dan menerapkan ilmunya dalam kehidupan.
Yang terakhir adalah orang yang bijaksana. Orang yang bijaksana adalah mereka yang mengetahui apa yang berada di antara kehidupan dan kematian. Seseorang seperti ini cenderung memikirkan bagaimana ia hidup selama di dunia untuk menjemput kematiannya. Apakah ia akan mati diiringi dengan kebahagiaan orang lain atau mati diiringi tangisan orang lain! Seseorang yang bijaksana akan selalu mempertimbangkan hal yang akan diperbuatnya, apakah membawa kebaikan pada dirinya atau malah mengakibatkan keburukan.
See our self then, apakah kita masih termasuk dalam golongan orang yang bodoh ataukah sudah puas hanya menjadi orang yang pintar?? So, we just to choose wheather we want to be a stupid, smart or wise person. Don't be foolish one then!
0 komentar:
Posting Komentar