Manusia terlahir ke dunia senantiasa dihadapkan dalam pilihan. Termasuk ke dalam pilihan itu adalah memilih untuk menjadi orang yang bodoh, pintar, atau bijaksana. Pada akhirnya individu sendirilah yang menentukan dirinya apakah dirinya mau menjadi bodoh, pintar, atau bijaksana dan bukan karena alasan takdir. Orang yang bodoh adalah orang yang mengetahui hal itu buruk baginya namun ia tetap melakukannya, misalnya seseorang mengetahui bahwa rokok dapat merusak paru-paru namun ia tetap saja merokok, maka orang seperti ini dapat dikategorikan sebagai seorang yang benar-benar bodoh.